Ekonomi Koperasi
Nama : Elvita Yenti
Kelas : 2EB23
NPM : 22213889
A.
Pengertian
Sistem Perekonomian
Sistem berasal dari kata “systema”
dalam bahasa yunani mengandung arti “keseluruhan dari bermacam-macam bagian. Sistem perekonomian adalah sistem yang
digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya
baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar
antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana
cara sistem itu mengatur faktor produksinya.
Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi.
Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di
dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.
Selain faktor produksi, sistem
ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan
alokasi. Sebuah perekonomian terencana
(planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur
faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic),
pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa
melalui penawaran dan permintaan
B.
Macam-Macam Sistem Perekonomian
1. Sistem
Ekonomi Tradisional
Ciri dari sistem ekonomi tradisional
adalah :
Ø Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
Ø Hanya sedikit menggunakan modal
Ø Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
Ø Belum mengenal pembagian kerja
Ø Masih terikat tradisi
Ø
Tanah sebagai tumpuan kegiatan
produksi dan sumber kemakmuran
Kelebihan :
Ø Tidak
terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat
Ø Masyarakat
merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul
Ø Tidak
individualistis
Kelemahan :
Ø Teknologi
yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah
Ø Mutu
barang hasil produksi masih rendah
Saat ini sudah tidak
ada lagi negara yang menganut sistem ekonomi tradisional, namun di beberapa
daerah pelosok, seperti suku badui dalam, sistem ini masih digunakan dala
kehidupan sehari – hari
2. Sistem
Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
Sistem ekonomi pasar
adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari
produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar.
Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into
the Nature and Causes of the Wealth of Nations.
Kelebihan :
Ø Menumbuhkan
inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi
Ø Setiap
individu bebas memiliki sumber-sumber produksi
Ø Munculnya
persaingan untuk maju
Ø Barang
yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan
laku dipasar
Ø Efisiensi
dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif
mencari laba
Kelemahan :
Ø Sulitnya
melakukan pemerataan pendapatan
Ø Cenderung
terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal
Ø Munculnya
monopoli yang dapat merugikan masyarakat
Ø Sering
terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasisumber daya oleh
individu
Ø Perhatikan
bagaimana sistem ekonomi pasar memecahkan persoalannya
3. Sistem
Ekonomi Komando (Terpusat)
Sistem ekonomi komando
adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh
dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang
dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang
tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.
Ciri dari sistem ekonomi Komando
adalah :
Ø
Semua alat dan sumber-sumber daya
dikuasai pemerintah
Ø
Hak milik perorangan tidak diakui
Ø
Tidak ada individu atau kelompok
yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian
Ø
Kebijakan perekonomian diatur
sepenuhnya oleh pemerintah
Kebaikan
dari sistem ekonomi terpusat adalah:
Ø Pemerintah
lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya
Ø Pasar
barang dalam negeri berjalan lancar
Ø Pemerintah
dapat turut campur dalam hal pembentukan harga
Ø Relatif
mudah melakukan distribusi pendapatan
Ø Jarang
terjadi krisis ekonomi
Kelemahan
dari sistem ekonomi terpusat adalah :
Ø Mematikan
inisiatif individu untuk maju
Ø Sering
terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
Ø Masyarakat
tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya
Perhatikan bagaimana sistem ekonomi terpusat
memecahkan persoalannya
4. Sistem
Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran
merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta
saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :
Ø Merupakan
gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat
Ø Barang modal
dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
Ø Pemerintah
dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan
fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
Ø Peran
pemerintah dan sektor swasta berimbang Penerapan sistem ekonomi campuran akan
mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan
ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat
Kelebihan :
Ø Adanya
kebebasan berusaha dapat mendorong kreativitas individu sesuai dengan
kemampuannya.
Ø Hak
milik individu atas sumber – sumber produksi diakui walaupun ada pembatasan.
Ø Lebih
mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan golongan
Kelemahan :
Ø Sulit
menentukan batas antara kegiatan ekonomi yang seharusnya dilakunkan oleh
pemerintah dan swasta.
Ø Sulit
menentukan batas antara sumber – sumber produksi yang dapat dikuasai oleh
swasta dan pemerintah.
5. Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem
Ekonomi Kapitalis adalah system ekonomi yang memberikan kebebasan secara penuh
kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian. Dalam system ini
pemerintah dapat ikut campur atau tidak sama sekali dalam system ekonomi ini.
Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Kapitalis :
Ø Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi
Ø Pemilikan alat-alat produksi di tangan individu
Ø Individu bebas memilih pekerjaan/ usaha yang dipandang baik bagi dirinya.
Ø Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
Ø Pasar berfungsi memberikan “signal” kepda produsen dan konsumen dalam
bentuk harga-harga.
Ø Campur tangan pemerintah diusahakan sekecil mungkin. “The Invisible Hand”
yang mengatur perekonomian menjadi efisien.
Ø Motif yang menggerakkan perekonomian mencari laba
Kelebihan Sistem Ekonomi Kapitalis :
Ø Lebih efisien dalam memanfaatkan sumber-sumber daya dan distribusi
barang-barang.
Ø Kreativitas masyarakat menjadi tinggi karena adanya kebebasan melakukan
segala hal yang terbaik dirinya.
Ø Pengawasan politik dan sosial minimal, karena tenaga waktu dan biaya yang
diperlukan lebih kecil.
Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis
:
Ø Tidak ada persaingan sempurna. Yang ada persaingan tidak sempurna dan
persaingan monopolistik.
Ø Sistem harga gagal mengalokasikan sumber-sumber secara efisien, karena
adanya faktor-faktor eksternalitas (tidak memperhitungkan yang menekan
upah buruh dan lain-lain).
6. Sistem Ekonomi Sosialis
Suatu sistem yang memberikan
kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan
ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah mengatur berbagai
hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan masyarakat.
Ciri-ciri Sistem ekonomi sosialis :
Ø Lebih mengutamakan kebersamaan
Ø Peran pemerintah aktif
Ø Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
Ø Kelebihan sistem ekonomi Sosialis :
Ø Disediakannya kebutuhan pokok oleh pemerintah
Ø Kegiatan ekonomi didasarkan perencanaan negara
Ø Produksi dikelola oleh Negara
Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis :
Ø Sulit melakukan transaksi
Ø Membatasi kebebasan
Ø Mengabaikan pendidikan moral
Sumber :