Minggu, 28 September 2014

Sistem Perekonomian


Ekonomi Koperasi






Nama : Elvita Yenti
Kelas : 2EB23
NPM : 22213889
   


A.         Pengertian Sistem Perekonomian

Sistem berasal dari kata “systema” dalam bahasa yunani mengandung arti “keseluruhan dari bermacam-macam bagian. Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan
B.          Macam-Macam Sistem Perekonomian
1.     Sistem Ekonomi Tradisional
Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :
Ø  Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
Ø  Hanya sedikit menggunakan modal
Ø  Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
Ø  Belum mengenal pembagian kerja
Ø  Masih terikat tradisi
Ø  Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran

Kelebihan :
Ø  Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat
Ø  Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul
Ø  Tidak individualistis
Kelemahan :
Ø Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah
Ø Mutu barang hasil produksi masih rendah
Saat ini sudah tidak ada lagi negara yang menganut sistem ekonomi tradisional, namun di beberapa daerah pelosok, seperti suku badui dalam, sistem ini masih digunakan dala kehidupan sehari – hari
2.       Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.
Kelebihan :
Ø  Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi
Ø  Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi
Ø  Munculnya persaingan untuk maju
Ø  Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar
Ø  Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba
Kelemahan :
Ø  Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan
Ø  Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal
Ø  Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat
Ø  Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasisumber daya oleh individu
Ø  Perhatikan bagaimana sistem ekonomi pasar memecahkan persoalannya
3.     Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)
Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.
Ciri dari sistem ekonomi Komando adalah :
Ø  Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah
Ø  Hak milik perorangan tidak diakui
Ø  Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian
Ø  Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah
Kebaikan dari sistem ekonomi terpusat adalah:
Ø  Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya
Ø  Pasar barang dalam negeri berjalan lancar
Ø  Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga
Ø  Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan
Ø  Jarang terjadi krisis ekonomi
Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah :
Ø  Mematikan inisiatif individu untuk maju
Ø  Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
Ø  Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya
   Perhatikan bagaimana sistem ekonomi terpusat memecahkan persoalannya
4.       Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :
Ø  Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat
Ø  Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
Ø  Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
Ø  Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat
Kelebihan :
Ø  Adanya kebebasan berusaha dapat mendorong kreativitas individu sesuai dengan kemampuannya.
Ø  Hak milik individu atas sumber – sumber produksi diakui walaupun ada pembatasan.
Ø  Lebih mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan golongan
Kelemahan :
Ø  Sulit menentukan batas antara kegiatan ekonomi yang seharusnya dilakunkan oleh pemerintah dan swasta.
Ø  Sulit menentukan batas antara sumber – sumber produksi yang dapat dikuasai oleh swasta dan pemerintah.
5.       Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem Ekonomi Kapitalis adalah system ekonomi yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian. Dalam system ini pemerintah dapat ikut campur atau tidak sama sekali dalam system ekonomi ini.
Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Kapitalis :
Ø  Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi
Ø  Pemilikan alat-alat produksi di tangan individu
Ø  Individu bebas memilih pekerjaan/ usaha yang dipandang baik bagi dirinya.
Ø  Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
Ø  Pasar berfungsi memberikan “signal” kepda produsen dan konsumen dalam bentuk harga-harga.
Ø  Campur tangan pemerintah diusahakan sekecil mungkin. “The Invisible Hand” yang mengatur perekonomian menjadi efisien.
Ø  Motif yang menggerakkan perekonomian mencari laba
Kelebihan Sistem Ekonomi Kapitalis :
Ø  Lebih efisien dalam memanfaatkan sumber-sumber daya dan distribusi barang-barang.
Ø  Kreativitas masyarakat menjadi tinggi karena adanya kebebasan melakukan segala hal yang terbaik dirinya.
Ø  Pengawasan politik dan sosial minimal, karena tenaga waktu dan biaya yang diperlukan lebih kecil.
Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis :
Ø  Tidak ada persaingan sempurna. Yang ada persaingan tidak sempurna dan persaingan monopolistik.
Ø  Sistem harga gagal mengalokasikan sumber-sumber secara efisien, karena adanya faktor-faktor eksternalitas  (tidak memperhitungkan yang menekan upah buruh dan lain-lain).
6.       Sistem Ekonomi Sosialis
Suatu sistem yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan masyarakat.
Ciri-ciri Sistem ekonomi sosialis :
Ø  Lebih mengutamakan kebersamaan
Ø  Peran pemerintah aktif
Ø  Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
Ø  Kelebihan sistem ekonomi Sosialis :
Ø  Disediakannya kebutuhan pokok oleh pemerintah
Ø  Kegiatan ekonomi didasarkan perencanaan negara
Ø  Produksi dikelola oleh Negara
Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis :
Ø  Sulit melakukan transaksi
Ø  Membatasi kebebasan
Ø  Mengabaikan pendidikan moral

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar